Rekayasa Lalu Lintas Matraman Bikin Parah Proklamasi

JAKARTA (IndependensI) – Dampak dari penyempitan ruas jalan di Tugu Proklamasi semakin terasa Pasalnya, pada sore hari jalur dari perempatan Metropole Cikini menuju arah Pramuka dan Jatinegara mengalami kemacetan yang semakin parah.

Hal tersebut, lantaran semenjak rekayasa jalur disekitaran Tugu Proklamasi semakin sempit karena adanya barrier beton.

Jalur yang tadinya satu arah kini direkayasa menjadi dua arah lantaran adanya rekayasa jalan yang disebabkan underpass Matraman.

Teguh (25) warga Jalan Tambak berharap agar pelebaran jalan di Tugu Proklamasi bisa dilebarkan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta.

Menurut Teguh, seharusnya sehabis uji coba, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat segera melebarkan jalan proklamasi dengan memotong halaman perumahan di kanan kiri jalan proklamasi.

“Sebagaimana di zaman Sutiyoso pada saat pelebaran jalan thamrin ( tanpa ganti rugi ) Dan Ahok – Djarot pada saat pelebaran ciliwung,”, harap dede (43) saat di wawancarai, Selasa (17/4/2018).

Senada dengan Teguh, pengguna jalan Tugu Proklamasi, Teguh (42) berharap agar, jalan di samping underpas juga dapat dilebarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Terlebih lagi, lanjut dia, ada beberapa permasalahan seperti sempitnya jalan menuju Salemba lantaran ditengah jalan ada sebuah tiang listrik.

“Hal tersebut telah menyebabkan kemacetan arah Megaria menuju Cikini. Saya harap pemerintah melakukan banyak pembenahan selain pelebaran termasuk meniadakan jalur bus way yang melewati jalur underpass dan Tuprok,” tandas dia.