Aldila Sutjiadi. (Istimewa)

Optimisme Aldila Sutjiadi

JAKARTA (IndependensI.com) – Petenis andalan Indonesia, Aldila Sutjiadi (23 tahun) optimistis mampu melewati babak kedua turnamen berlabel Pelti – Widya Chandra International Tennis 2018 di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (19/07/2018). Unggulan keenam pada kejuaraan berhadiah total US$ 15.000 itu bakal menghadapi wakil Kazakhstan, Zhibek Kulambayeva.

Anggota skuad Merah Putih yang akan berlaga di ajang Asian Games 2018 itu pantas merasa yakin bisa lolos ke babak perempat final karena pernah mengatasi Zhibek dalam turnamen di Hua Hin, Thailand, awal tahun ini. “Setidaknya saya sudah memiliki gambaran tentang permainannya dan bagaimana cara untuk menghentikannya. Saya yakin bisa kembali menang atasnya,” tutur juara tunggal seri pertama di Solo yang ketika itu unggul straight set dengan skor 6-1, 6-2.

Di nomor ganda, Aldila yang berduet dengan wakil Belanda, Arianne Hartono bakal menantang pasangan gado-gado yang menempati posisi unggulan ketiga, Jiakang Li (Tiongkok)/Ayaka Okuno (Jepang). Petenis kembar Fitriana ‘Ana’ Sabrina dan Fitriani ‘Ani’ Sabatini bakal melakoni jalan terjal dalam turnamen ITF Women’s Circuit seri kedua di Tanah Air ini. Ana harus menghadapi unggulan kedelapan dari India, Mahak Jain. Ani musti berjibaku dengan seeded kedua asal Jepang, Michika Ozeki. Duet Ana dan Ani bakal terlibat bentrok dengan unggulan teratas, Mana Ayukawa (Jepang)/Zeel Desai (India).

Kubu tuan rumah gagal menambah wakil di babak kedua turnamen yang menjadi ajang uji coba petenis putri Indonesia menuju panggung Asian Games 2018 ini. Rifanty Kahfiani kandas di tangan seeded keempat, Kanika Vaidya (India) 0-6, 6-4, 3-6, sedangkan Deria Nur Haliza kalah mudah dari Sai Samhitha Chamarthi (India) 0-6, 1-6.