FT UI Ajari Anak-Anak Menyeberang

DEPOK (IndependensI.com) – Pemerintah Kota Depok mencanangkan kota di pinggiran Jakarta ini sebagai Kota Ramah Anak. Namun, minimnya trotoar, zebra cross, dan jembatan penyeberagan membuat warganya, terutama anak-anak sulit menyeberangi jalan.

Untuk menurunkan risiko anak-anak tertabrak kendaraan, dosen Fakultas Teknik Universitas Indonsia (FT UI) mengadakan pelatihan keselamatan lalu lintas. Pelatihan ini merupakan bagian pegabdian masyarakat Program Aksi UI Ramah Anak.

Kegiatan yang berlangsung pada 14 Agustus 2019 ini diikuti siswa kelas 5 dan 6 SD PSKD Kwitang VIII.  Ketua Tim Pengabdi, Ir Martha Leni Siregar, MSc, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan agar anak usia sekolah mengenal dan memahami pentingnya berlalu lintas dengan selamat mengingat tingginya kecelakaan yang melibatkan anak-anak di Depok.

Materi yang disampaikan meliputi cara menyeberang yang aman, kelengkapan bersepeda, pengenalan rambu dan bahaya yang perlu diwaspadai di jalan dan blind zone atau zona buta yang merupakan zona sekitar mobil yang tidak terlihat oleh pengemudi. Kegiatan ini dilakukan dengan membuat siswa aktif menjawab pertanyaan, memperagakan, mengisi teka-teki silang (TTS), dan membaca komik tentang selamat di jalan. Siswa juga mendapatkan kartu bergambar berlalu lintas dengan selamat

Tim dari UI dibantu oleh beberapa mahasiswa tingkat akhir yang mendalami transportasi. Kegiatan berlangsung aktif dan murid terlihat antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan.

“Pengetahuan berlalu lintas yang aman sangat diperlukan para siswa untuk menghindari kecelakaan. Kami berterima kasih kepada Tim Pengabdi dari UI yang kembali melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di SD PSKD Kwitang VIII. Diharapkan dengan pelatihan ini para murid dapat berlalu lintas dengan selamat,” kata Wakil kepala sekolah SD PSKADI Kwitang VIII, Reini Sinambela SPd.

Reini juga mengatakan bahwa salah satu yang menarik adalah zona buta. Selama ini bahkan orang dewasa pun tidak menyadari bahaya berada di zona tersebut.