Mobil Ferrari Tipe F12 Berlinetta warna abu-abu metalik dengan Nomor Polisi B 15 TRM milik Heru Hidayat tersangka Asabri.(ist)

Giliran Mobil Ferrari Milik Heru Hidayat Dipindahkan ke Kantor Pusat Asabri

JAKARTA (Independensi.com) – Setelah tiga mobil milik tersangka Jimmy Sutopo, kini giliran mobil mewah Ferrari milik tersangka Heru Hidayat dipindahkan ke kantor Pusat PT Asabri di Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 11 Cawang Jakarta Timur.

Pemindahan mobil Ferrari Tipe F12 Berlinetta warna abu-abu metalik dengan Nomor Polisi B 15 TRM dilaksanakan oleh tim jaksa penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung hari Selasa (16/3) ini.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengungkapkan mobil tersebut sebelumnya telah disita dan dititipkan di salah satu show room di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan.

“Sekarang dipindahkan oleh tim jaksa penyidik dan dititipkan kembali ke kantor Pusat PT Asabri,” ucap Leonard seraya menyebutkan pemindahan dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Selain mobil Ferrari jenis super car yang disita, sebelumnya Kejagung menyita 20 kapal milik Heru Hidayat Komisaris Utama PT Trada Alam Minera (TAM) dengan salah satunya kapal tanker pengangkut LNG.

Dari ke 20 kapal sebanyak 13 kapal telah dilakukan penyitaan fisik dengan pemasangan plang pada fisik kapal milik PT Jelajah Bahari Utama yang merupakan aset milik atau terkait Heru Hidayat.

Salah satu kapal milik aset Heru Hidayat tersangka kasus Asabri yang telah disita secara fisik oleh Kejaksaan Agung.(ist)

Ke 13 kapal yang disita secara fisik antara lain Kapal TBG ARK 03, TBG ARK 01, TBG ARK 02, TBG ARK 05, TBG ARK 06, TBG 306 dan TBG 301.

Kemudian kapal TB NOAH I, TB Noah II, TB NOAH III, TB NOAH V dan TB NOAH VI serta Kapal
TTG 2007.

Sementara empat kapal milik PT TAM masih dilakukan pengecekan fisik yang dalam proses penyitaan bertempat di Samarinda dan Sendawar Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Ke empat kapal tersebut yaitu Kapal TTB PASMAR 01 dan Kapal TB TAURIANS TWO, Kapal TB TAURIANS THREE dan Kapal TB TAURIANS ONE.
Selain itu disita lahan tambang nikel seluas 23 ribu hektar.

Dikatakan Leo terhadap aset-aset yang telah disita akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara di dalam proses selanjutnya. (muj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *