Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah. (ist)

Pemkot Bekasi Alokasikan  Rp 15 Miliar untuk Siswa Kurang  Mampu di 165 SMP Swasta

Loading

BEKASI (IndependensI.com)–  Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mengalokasikan dana Rp 15 miliar untuk membantu sekitar 3.500 orang siswa tidak mampu. Dana itu dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pemerintah daerah setempat tahun 2023.

Ke 3.500 siswa kurang mampu itu, akan bersekolah di sejumlah SMP Swasta di Kota Bekasi. Hal itu dilakukan karena daya tampung siswa si SMP Negeri, sangat terbatas. Akan tetapi,  jika kenyataan di lapangan lebih banyak siswa tidak mampu, jumlah 3.500 siswa ini bisa berubah disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Subsidi yang diberikan tersebut diperuntukan pembebasan uang pangkal dan uang bulanan.

“Kami akan sosialisasikan bahwa sekolah swasta akan membebaskan uang pangkal dan uang bulanan bagi siswa kurang mampu,” terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah, Rabu (13/7/2022).

Subsidi tersebut hanya akan diberikan kepada siswa tidak mampu yang berdomisili di Kota Bekasi. Dibuktikan dengan KTP, KK Kota Bekasi dan terdaftar sebagai warga penerima bantuan Pemerintah berdasarkan DTKS yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kota Bekasi.

“Bantuan hanya diberikan bagi masyarakat kota Bekasi dan hanya masyarakat tidak mampu saja yang mendapatkan bantuan dibuktikan dari verifikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ucap Inayatullah.

Di Kota Bekasi, tercatat sebanyak  165 SMP swasta yang siap menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu. Hal itu berdasarkan surat Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Bekasi dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Jenjang Pendidikan Dasar Di Kota Bekasi nomor 118 tahun 2022 garis bawah 071/BMPS-Kota.Bks/VI/2022.

Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB)  Online tahun ajaran  2022/2023 di Kota Bekasi, kini  sedang berlangsung.
Dinas Pendidikan pada PPDB Online kali ini membuka  Posko PPDB Online di SDN 5 Margahayu Kota Bekasi.

Terdapat  21.114 calon peserta didik tingkat Sekolah Dasar yang mendaftar dan saat ini sebanyak 17.357 orang sudah masuk tahap diterima. Sisanya masih dalam proses. Kemudian ada 20.430 calon peserta didik Sekolah Menengah Pertama yang mendaftar dan saat ini sebanyak 13.163 orang lainnya juga sudah masuk tahap diterima sisanya masih dalam proses.

Diimbau kepada seluruh orang tua/wali murid mendaftarkan ke sekolah swasta,  karena Pemerintah Kota Bekasi sudah melakukan perjanjian kerjasama (MOU) dengan sekolah swasta agar bisa menampung siswa yang orangtuanya kurang mampu.

Agar para orang tua/wali murid yang anaknya tidak keterima di SMP Negeri, tidak memaksakan diri untuk masuk ke SMP Negeri, dan mau mendaftarkan anaknya ke SMP Swasta yang ada di Kota Bekasi.

“Sekarang kan Pemerintah Kota Bekasi sudah ada MOU dengan sekolah swasta itu gratis bayaran, gratis uang pangkal tidak dimintain, bisa didaftarkan disitu aja,” katanya. (jonder sihotang)