![]()
BEKASI (Independensi.com)- Guna memudahkan transportasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, meluncurkan layanan Transjabodetabek trayek baru.
Layanan moda transportasi ini, melayani penumpang koridor Cawang Jakarta Timur – Kawasan Jababeka Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Peluncuran armana ini dilakukan di kawasan Jababeka. Hal ini sebagai langkah konkret sinergi antar daerah dalam menyediakan transportasi massal yang modern dan terintegrasi.
Kehadiran rute B51 ini, diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas ribuan pekerja di kawasan industri terbesar di Indonesia yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi.
Sehari-hari hari, secara teknis, sebanyak 14 unit bus low entry rute B51 ini melayani penumpang setiap hari sejak pukul 05.00 Wib hingga 22.00 WIB. Tarif yang ditawarkan sangat terjangkau yakni Rp 3.500 untuk reguler dan tarif khusus Rp 2.000 bagi keberangkatan pagi hari.
Untuk mempermudah penumpang menuju tempat yang dituju, bus berhenti di 11 titik strategis untuk melanjutkan perjalanan ke area transportasi utama di Cawang hingga pusat-pusat kegiatan di Kawasan Jababeka. Adapun jarak kedatangan antar bus, telah diatur hanya 10 menit pada jam sibuk.
Menurut keterangan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, layanan transportasi massal ini hadir sebagai solusi strategis untuk mengatasi berbagai dampak negatif pertumbuhan industri.
Termasuk mengatasi kemacetan dan meringankan masyarakat terkait biaya transportasi. Dengan kehadiran armada ini, akan meningkatkan efisiensi waktu tempuh pekerja, sekaligus membantu menurunkan tingkat polusi udara akibat penggunaan kendaraan bermotor yang masif.
Layana ini terwujud atas apresiasi mulai dari Kementerian Perhubungan, Transjakarta, hingga pihak swasta Jababeka. Kehadiran layanan bus ini, akan berdampak pada pengembangan konektivitas wilayah Kabupaten Bekasi di masa depan dengan menggunakan transportasi publik. (jonder sihotang)

