Anak usaha Sinar Mas Land, resmi MoU dengan PT Bundamedik Tbk di Kemenkes, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Kolaborasi Strategis! Sinar Mas Land dan Bundamedik Siap Bangun Rumah Sakit Internasional di KEK ETKI Banten

Loading

JAKARTA (Independensi.com) – Langkah besar dalam pengembangan sektor kesehatan nasional kembali ditorehkan. PT Sinar Medika Langgeng, anak usaha Sinar Mas Land, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Bundamedik Tbk untuk rencana pendirian rumah sakit berstandar internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten.

Penandatanganan yang berlangsung di Kementerian Kesehatan pada Kamis (2/4) ini menjadi tonggak awal pembentukan joint venture antara kedua pihak. Rumah sakit yang akan dibangun tersebut dirancang sebagai anchor tenant guna meningkatkan daya tarik investasi di kawasan KEK ETKI Banten.

Fasilitas kesehatan ini nantinya akan dikembangkan dan dikelola oleh PT Bundamedik Tbk, yang merupakan holding jaringan Rumah Sakit Bunda. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan berkualitas sekaligus memperkuat ekspansi layanan Bundamedik di Indonesia.

Tidak hanya menyediakan layanan umum, rumah sakit ini juga akan menghadirkan layanan unggulan seperti fertilitas, kesehatan ibu dan anak, hingga bedah berbasis teknologi canggih. Pengembangan layanan ini ditujukan untuk menekan angka masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri, sekaligus membuka peluang besar dalam sektor medical tourism.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.

“Kita ingin menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau. Di sisi lain, sektor kesehatan juga memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Kepala Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten, Lindawaty, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Ia berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada kesepakatan, tetapi berlanjut menjadi implementasi nyata yang berdampak luas.

Sementara itu, Chairman & President Commissioner PT Bundamedik Tbk, Ivan Rizal Sini, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperluas layanan kesehatan berkualitas tinggi. Ia menegaskan bahwa pengalaman Bundamedik dalam mengembangkan Rumah Sakit Ibu dan Anak menjadi modal penting dalam proyek ini.

President Director Bundamedik, Agus Heru Darjono, turut menyoroti kesiapan perusahaan dari sisi inovasi teknologi. Ia menyebut Bundamedik sebagai pionir layanan bedah robotik di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 13 tahun dan lebih dari 800 kasus yang telah ditangani, termasuk prosedur sparing mastectomy berbasis robotik serta layanan transplantasi ginjal.

Sebagai informasi, KEK ETKI Banten ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2024 dengan luas mencapai 59,68 hektare. Kawasan ini dikembangkan secara bertahap dengan fokus pada sektor pendidikan internasional, teknologi digital, kesehatan, dan industri kreatif.

Pada tahap awal seluas 29 hektare, kawasan ini telah mencakup berbagai fasilitas seperti medical suites, biomedical campus, serta area komersial. Hingga kini, sebanyak 22 pelaku usaha sektor kesehatan telah mengajukan perizinan, mulai dari layanan riset biomedis hingga klinik spesialis seperti IVF, onkologi, dan bedah.

Ke depan, kerja sama ini akan berlanjut ke tahap perencanaan lebih detail, termasuk studi kelayakan, desain fasilitas, hingga persiapan operasional melalui entitas baru yang akan dibentuk. Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor kesehatan di Indonesia.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *