Penyanyi pop asal Barbados, Rihanna, berbicara dalam konferensi pendidikan global di Dakar, Senegal, Jumat (2/2/2018). (AFP)

Negara Donor Janjikan US$2,3 Miliar untuk Pendidikan Global

JAKARTA (IndependensI.com) – Negara donor mengumumkan komitmen mendukung pendidikan di negara berkembang dengan dana US$2,3 miliar, Sabtu (3/2/2018). Kesepakatan itu dihasilkan dalam konferensi internasional di Dakar, Senegal, yang didukung penyanyi pop Rihanna.

Konferensi Kemitraan Global untuk Pendidikan (Global Partnership for Education/GPE) diikuti sejumlah negara donor, organisasi internasional, dan sektor swasta. Semua peserta sepakat tentang pentingnya pendidikan sehingga bersedia meningkatkan pembiayaan. Bandingkan dengan US$1,3 miliar yang dikucurkan dalam tiga tahun terakhir.

Negara berkembang juga berjanji meningkatkan porsi anggarannya untuk pendidikan di negaranya masing-masing untuk periode 2018-2020 menjadi total US$10 miliar. Nilainya naik dari US$80 miliar pada periode tiga tahun sebelumnya.

“Saya menjadi bersemangat melihat kemurahan hati dan kegigihan yang terlihat hari ini untuk memastikan setiap anak dan generasi muda punya akses ke pendidikan berkualitas,” kata mantan perdana menteri Australia, Julia Gillard, yang memimpin dewan GPE.

“Setelah komitmen hari ini, kita bisa dengan jelas melihat keseriusan penanganan krisis pendidikan global,” ujarnya.

Pada pertemuan itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang menjadi tuan rumah bersama Presiden Senegal Macky Sall, mengumumkan bahwa kontribusi Prancis dalam periode tiga tahun ke depan naik menjadi US$250 juta dari US$21 juta pada 2014-2017.

Penyumbang terbesar adalah Inggris dengan US$520 juta euro. Donor terbesar ketiga adalah Norwegia dengan kontribusi sebesar US$324 juta.

“Besarnya dukungan yang belum pernah terjadi ini membuat GPE bisa terus melanjutkan pekerjaannya untuk membantu anak-anak yang terkucilkan dan rentan, dan memperluas pendampingan hingga ke 89 negara,” kata pemimpin GPE, Alice Albright.

Rihanna Galang Dana Pendidikan Global

Rihanna, yang berperan sebagai duta GPE, mengajak semua orang “tidak pernah berhenti berjuang” untuk mengembalikan jutaan anak ke sekolah.

“Ini adalah perjuangan yang tidak boleh ada kata menyerah, hingga setiap anak laki-laki dan perempuan punya akses ke pendidikan,” kata pelantun “Umbrella” dan “Diamonds” itu.