Pawai Cap Go Meh di Kota Bekasi menelusuri jalan protikol lima kilo meter. (foto:jonder sihotang)

Pjs Wali Kota Bekasi: Pemerintah Wajib Mengayomi Semua  Masyarakat

BEKASI (IndependensI.com)-  Kehadiran para pejabat Pemkot Bekasi dan aparat keamanan pada puncak perayaan Imlek dan pawai Cap Go Meh 2569/2018, merupakan bukti bahwa pemerintah mengayomi seluruh warganya.

Warga masyarakat Kota Bekasi yang saat ini berjumlah sekitar 2,7 juta,  plural dan heterogen beragam suku dan agama. Dan semuanya menjadi kewajiban pemerintah untuk mengayomi dan melayaninyan tanpa tidak pilih-pilih.

Demikian disampaikan Pejabat sementara (Pjs)  Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah saat perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi, Jumat (2/3/2018).

Perayaan Imlek dan Cap Go Meh dilaksanakan  di halaman Klenteng Hok Lay Kiong Kelurahan Margahayu BekasinTimur.

“Dengan demikian sehingga semuanya merasa nyaman sebagai warga dan tinggal di Kota Bekasi yang prural dan heterogen ini,” ungkap  Ruddy.

Ketua Yayasan Pancaran Sinar Tri Dharma Rony Hermawan yang juga Ketua DPC Partai Demokrat dan anggota DPRD Kota Bekasi dari Partai Demokrat mengucapkan terima kasih atas kehadiran pejabat Pemkot Bekasi bersama aparatur lainnya pada perayaan Cap Go Meh.

Ia mengapresiasi kehadiran ribuan warga Kota Bekasi pada acara Cap Go Meh tersebut. Dengan kehadiran masyarakat pada  acara Cap Go Meh ini menunjukkan semua warga Kota Bekasi adalah bersaudara, katanya.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes  Indarto melepas peserta pawai Cap Go Meh  dari Klenteng Hok Lay Kiong  Jalan Kenari Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peserta berpawai melalui route Jalan Juanda, Jalan H Agus Salim, Jalan Pejuang, Tugu Bulan-Bulan dan kembali ke Klenteng Hok Lay Kiong yang menesuri perjalanan sekitar lima kilometer..

Tampak masyarakat Kota Bekasi antusias menyaksikan pawai yang dirangkai berbagai pertunjukan seperti barongsai diiringi musik yang merupakan buadaya masyarakat Tionghoa.

Petugas kepolisian dan Anggota Dinas Perhubungan setempat melakukan pengamanan di sepanjang ruas jalan pawai. Bahkan, dilakukan pengalihan kendaraan saat perserta pawai melintas. (adv/humas/jon)