Zuchli Imran Putra (kiri) bersama Anwar Sadad. (foto Anwar Sadad)
Zuchli Imran Putra (kiri) bersama Anwar Sadat. (foto Anwar Sadat)

FOSSBI Ajak Masyarakat Manfaatkan Momentum Idul Fitri 2018

JAKARTA (IndependensI.com) – Ketua Umum Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI), Zuchli Imran Putra dan Sekretaris Umum, Anwar Sadat, mengajak masyarakat yang kini tengah menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, ikut menghadirkan rasa aman, tertib dan damai.

Dikatakan Anwar, masyarakat harus memanfaatkan momentum Idul Fitri 2018 sebagai sarana untuk berbenah. Sehingga, Lebaran tahun ini semua bisa menjadi orang yang lebih baik lagi.

Lebih jauh, penggemar Vokalis PADI Andi Fadly Arifuddin tersebut, juga mengingatkan pentingnya kembali membangun kesadaran untuk menjaga harmoni, persaudaraan, merekatkan silaturahim dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat.

“Rasa kekeluargaan, kekerabatan, persatuan dan kesatuan sebagai warga bangsa harus tetap terawat dan terjaga. Jangan sampai memutus tali persaudaraan, keberlangsungan hidup masyarakat dan negara harus kita jaga bersama,” terangnya, Kamis (14/06/2018) siang.

“Apalagi kita punya cita-cita membawa anak-anak usia dini dan muda terus berpestasi, hingga puncaknya mereka mampu tampil di Piala Dunia. Kami juga mengajak semua pihak agar mampu menghadirkan kesejukan dalam berkompetisi, utamanya di Liga Pelajar U-12 Piala Menpora 2018, fair play, konsisten dan serius melakukan pembinaan,” ucapnya.

“Semoga kita kembali ke fitrah dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Anwar mengutarakan jika Liga Pelajar U-12 Piala Menpora 2018, sangat menghormati pelaksanaan Bulan Ramadan. Karena itu, FOSSBI- selaku operatornya- melakukan penyesuaian jadwal.

Anwar Sadat berharap kondisi pemain tetap terjaga dengan baik. Terlebih, saat melakukan latihan namun tetap menjalankan berpuasa.

“Semua pertandingan akan dilanjutkan setelah Hari Raya. Kami imbau, para peserta tetap latihan rutin yang baik dan disiplin selama Ramadan. Dengan demikian, kondisi pemain bisa terjaga dengan baik dan tiba nanti waktunya siap bertanding,” katanya kepada para wartawan.

“Porsi latihan juga harus disesuaikan dengan kondisi pemain yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Untuk itu, tim pelatih saya rasa juga sudah memiliki kemampuan mengaturnya,” imbuh sosok yang hobi bermain musik tersebut.

Sebagai catatan, Liga Pelajar U-12 Piala Menpora 2018 resmi digulirkan, Sabtu (5/5). Pembukaan dilakukan untuk pertama kalinya di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan tersebut adalah bagian dari program Kempora untuk memberikan pembinaan usia dini kepada para pelajar. Sejak persiapan, Sekolah-sekolah sepak bola (SSB) sangat antusias mengikuti kejuaraan sepak bola usia dini.(BM)