Logo Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu (PHP) V Tahun 2025.

Rekor Baru! 311 Kampus Ikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu V Bawaslu, Tertinggi Sejak 2019

Loading

JAKARTA (Independensi.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mencatat sejarah baru dalam pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu (PHP) V Tahun 2025. Hingga penutupan pendaftaran pada 11 Oktober 2025, tercatat 311 regu dari perguruan tinggi seluruh Indonesia ikut serta menjadi jumlah peserta terbanyak sejak kompetisi ini pertama kali digelar pada 2019.

Menurut data resmi Bawaslu, jumlah pendaftar pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Pada PHP II (2022) tercatat 201 regu, PHP III (2023) menurun menjadi 176 regu, kemudian naik lagi di PHP IV (2024) menjadi 214 regu, dan kini melonjak tajam hingga 311 regu pada PHP V (2025).

Kepala Biro Fasilitasi Penanganan Pelanggaran Pemilu Bawaslu, Yusti Erlina, mengungkapkan bahwa peningkatan luar biasa ini terjadi secara mengejutkan pada dua hari terakhir masa pendaftaran. “Sampai 9 Oktober 2025, pendaftar masih di bawah 50 kampus. Namun menjelang penutupan, antusiasme melonjak drastis hingga mencapai rekor tertinggi,” ujar Yusti.

Ia menambahkan, lonjakan partisipasi tersebut tak lepas dari efektivitas sosialisasi dan publikasi program yang dilakukan sejak 1 September hingga 5 Oktober 2025.

Jaringan kelembagaan Bawaslu yang menjangkau hingga ke tingkat provinsi dan kabupaten/kota disebut berperan besar dalam menyebarluaskan informasi kompetisi ini ke seluruh pelosok Tanah Air.

“Pencapaian ini adalah hasil sinergi struktural Bawaslu di seluruh Indonesia yang aktif mendorong partisipasi kampus dalam kegiatan edukatif dan partisipatif seperti debat hukum pemilu,” jelas Yusti.

Tahapan Verifikasi dan Harapan Kontribusi Hukum
Sebagai ajang yang memadukan intelektualitas dan kepedulian terhadap demokrasi, Kompetisi Debat PHP V juga diharapkan mampu melahirkan gagasan hukum baru dan kontribusi nyata terhadap pengembangan hukum pemilu.

“Kompetisi ini relevan dengan momentum pembahasan revisi Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu oleh Pemerintah dan DPR. Kami berharap para peserta dapat memberikan perspektif segar dalam konteks penegakan hukum pemilu di Indonesia,” tutur Yusti.

Setelah masa pendaftaran, 311 regu dari berbagai perguruan tinggi menjalani verifikasi administratif untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian persyaratan.

Berdasarkan hasil verifikasi yang selesai pada 12 Oktober 2025 malam, terdapat 287 regu yang memenuhi syarat (MS) dan 24 regu yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Dari regu yang lolos verifikasi, 24 perguruan tinggi terbaik akan melaju ke babak nasional. Tahapan berikutnya adalah eliminasi, yang berlangsung 16–19 Oktober 2025, di mana peserta wajib menyerahkan artikel ilmiah dan video debat untuk dinilai oleh dewan juri.

Daftar Kampus Peserta dari Seluruh Indonesia

Peserta tahun ini mencakup perguruan tinggi negeri, swasta, dan keagamaan dari berbagai daerah mulai dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, hingga kampus di Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.

About The Author