![]()
MANADO (Independensi.com) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus mendukung penuh upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melalui kegiatan Bawaslu Membelajarkan yang kembali digelar di Manado, Sulawesi Utara, Senin (15/12/2025).
Kegiatan yang diikuti jajaran Bawaslu provinsi se-Indonesia itu bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pengawas pemilu, khususnya dalam menghadapi tahapan pemilu dan pilkada mendatang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu RI sekaligus Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan Herwyn JH Malonda, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Ferdinand Eskol Tiar Sirait, serta Deputi Bidang Administrasi La Bayoni. Gubernur Sulut Yulius Selvanus membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Herwyn menegaskan komitmen Bawaslu untuk terus melakukan pembenahan kinerja dan penguatan kelembagaan, meski saat ini berada dalam masa non-tahapan pemilu.
“Dalam kondisi non-tahapan ini, pengawas pemilu tetap harus ada dalam konteks melakukan evaluasi kritis untuk perbaikan pelaksanaan Pemilu 2029 dan seterusnya,” ujar Herwyn dalam keterangan tertulis, Senin (15/12/2025).
Menurut dia, Bawaslu saat ini tengah menyiapkan daftar inventarisasi masalah (DIM) sebagai bahan penyusunan naskah akademik usulan Bawaslu dalam revisi Undang-Undang Pemilu. Selain itu, penguatan kapasitas SDM menjadi fokus utama agar pengetahuan dan keterampilan pengawas pemilu semakin terintegrasi.
“Secara internal, waktu non-tahapan ini kami persiapkan untuk penguatan kapasitas. Kegiatan ini memang dirancang untuk mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan berbagai proses yang telah dilakukan,” kata Herwyn.
Sementara itu, Gubernur Sulut Yulius Selvanus menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan Bawaslu menjadikan Manado sebagai lokasi pelaksanaan Bawaslu Membelajarkan chapter ketiga sekaligus yang terakhir pada tahun 2025.
Ia berharap kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dapat memperkuat kapasitas jajaran Bawaslu di seluruh Indonesia.
“Saya berharap selama tiga hari di Manado, teman-teman semua semakin dikuatkan dalam tugas dan fungsinya masing-masing, sehingga ke depan Bawaslu semakin profesional dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu,” ujar Yulius.
Program Bawaslu Membelajarkan menjadi salah satu strategi Bawaslu RI untuk memastikan kesiapan kelembagaan dan kualitas SDM pengawas pemilu, demi mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

