Selama pandemi beberapa sekolah swasta kondisinya memperihatinkan. Ada pengelola sekolah yang kebingungan karena Covid-19, tidak adanya kelas belajar (tatap muka), proses mengajar melalui zoom, dan lain sebagainya.
Pencegahan melalui cuci tangan ini diberlakukan saat kita batuk dan bersin, mengunjungi ruang publik, menyentuh permukaan diluar rumah, memegang uang, merawat orang sakit dan yang terpenting sebelum dan sesudah makan.
Informasi dari titik pantau cepat tersampaikan. Rata-rata bila hujan terjadi di hulu, 2-3 jam air kiriman datang. Ini ada jeda waktu masyarakat untuk berbenah diri
BEKASI (IndependensI.com)- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyurati Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, terkait perolehan vaksin civid-19. Kemudian, dalam surat
Selama dua hari, para pelajar ini diamankan di dua Polsek untuk dibina. Kemudian, pihak kepolisian menghubungi orangtua masing-masing dan hari ini, mereka dijemput para orangtunya.
Melalui surat edaran itu, terhitung tanggal 12 Oktober 2020 Pemerintah Kota Bekasi kembali pada standarisasi protokol kesehatan seperti pada tempat fasilitas usaha jasa kepariwisataan serta hiburan, waktu operasional, pasar tradisional dan pasar swasta serta kegiatan usaha perdagangan dan jasa.
Dari pemeriksaan rapid test ini sebanyak 92 orang terdiri dari 67 aparatur sipil negara dan PPNPN 25 orang dengan hasil non reaktif sebanyak 88 orang. Sedang empat orang dinyatakan reaktif telah dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa Swab Test dengan hasil negatif Covid-19.