Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Istimewa)

Indonesia Kalahkan Thailand 3-1

YOGYAKARTA (IndependensI.com) – Indonesia akhirnya berhasil mengalahkan Thailand 3-1 pada perebutan rangking lima hingga delapan beregu ajang BWF World Junior Championships 2017 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Kamis (12/10). Meski tak berhasil lolos ke semifinal, tim junior tetap berusaha maksimal untuk memperoleh posisi sebaik mungkin.

Kemenangan pertama diperoleh pasangan ganda putra, Rehan Naufal Kusharjanto/Rinov Rivaldy. Mereka mengalahkan Weeraphat Phakjarung/Panthorn Saengvanich, 21-11 dan 21-15 dalam waktu 23 menit. Di partai kedua, Indonesia harus merelakan poinnya ketika Aurum Oktavia Winata terhadang Nuntakarn Aimsaard. Tunggal putri Indonesia ini kalah 20-22 dan 12-21 dari Aimsaard.

Peluang kembali terbuka manakala Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay turun sebagai punggawa ketiga Indonesia. Ikhsan membukukan kemenangan setelah berjuang selama 46 menit. Skor 21-18 dan 21-16, memastikan kemenangan Ikhsan atas Ruttanapak Oupthong. Setelah unggul 2-1, pasangan ganda putri Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Mereka mengalahkan Thanapim Kaweenuntavong/Suphapich Silprakob dengan merebut skor 21-15 dan 23-21.

“Tadi mainnya enjoy aja. Walaupun sudah kalah (di perempat final), tapi mau fight terus. Jadi lebih lepas mainnya. Tetap semangat walaupun nggak lolos ke semifinal,” kata Fadia seperti dikutip dari rilis Humas PP PBSI. “Secara individu saya mainnya lagi nggak enak. Masih mati-mati sendiri dan nggak in. Mungkin kurang fokus,” ujar Agatha mengevaluasi penampilannya.

Setelah ini, Indonesia akan berhadapan dengan India, yang menang 3-0 dari Prancis. Sedangkan Prancis sendiri secara otomatis akan berhadapan dengan tim Thailand.

Pada laga melawan Tiongkok, Indonesia harus memendam kecewa kalah 3-1. Indonesia gagal merebut poin di partai keempat melalui Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto saat dikalahkan Liu Xuanxuan/Yuting Xia 9-21 dan 15-21 dalam tempo 34 menit. “Game pertama kami main ketekan terus, dari awal mereka sudah menekan sehingga kami berkembangnya jadi lama. Karena kami masih mencari-cari cara untuk keluar dari tekanan,” kata Jauza.

Pertemuan ini merupakan yang kedua kali bagi Jauza/Ribka dan Liu/Yuting. Sebelumnya di Pembangunan Jaya Raya Badminton Asia Junior Championships 2017, Jauza/Ribka kalah 16-21 dan 17-21. “Kami sudah pernah ketemu sebelumnya, dan kurang lebih permainannya sama. Kami selalu keserang terus dari mereka. Beban enggak ada, malah kami ingin mencoba lagi kemarin kurangnya apa. Tapi tetap masih belum bisa keluar dari permainan mereka,” ujar Jauza.

Partai keempat ganda putri kali ini merupakan penentu langkah Indonesia. Jika Jauza/Ribka menang, Indonesia masih punya peluang untuk berjuang di partai penentu, yaitu sektor ganda campuran. Namun jika kalah, maka langkah Indonesia menuju semifinal pun harus tertahan.

Berikut hasil lengkap pertandingan Indonesia melawan Tiongkok (1-3):

(Ganda Putra) Adnan Maulana/Muhammad Shohibul Fikri vs Fan Qiuyue/Wang Chan: 21-13, 18-21, 15-21
(Tunggal Putri) Gregoria Mariska Tunjung vs Han Yue: 21-17, 21-17
(Tunggal Putra) Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu vs Yupeng Bai: 21-16, 15-21, 13-21
(Ganda Putri) Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto vs Liu Xuanxuan/Yuting Xia: 9-21, 15-21
(Ganda Campuran) Rinov Rivaldy/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Fan Qiuyue/Li Wenmei: tidak dimainkan.