Polder Galaxi tercemar limbah rumah tangga.(ist)

Air Polder Galaxi  Bekasi Berbahaya

BEKASI (IndependensI.com)- Keberadaan polder penampung air di Perumahan Galaxi, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, kini mulai bermasalah. Air menjadi bau dan mengganggu lingkungan akibat air sudah bercampur limbah yang berasal dari limbah rumah tangga.

Hasil survei Mei 2017, polusi air limbah rumah tangga sudah diambang batas. Limbah dari rumah tangga cukup tinggi dengan tingkat BOD 71,5 mg/liter, SS 107 mg/liter, NH4-N 36,8 mg/liter.

Tingkat polusi air  dalam polder yang berasal dari limbah rumah  tangga sudah melampaui level dapat menimbulkan masalah kesehatan dan sudah masuk kategori pencemaran lingkungan sehingga diperlukan penanganan segera.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Bekasi melakukan perbaikan menggunakan sistem perbaikan lingkungan  yang efisien (tipe aerosol) dengan melakukan diseminasi dan demonstrasi produk biocord wetland.

“Sistem penjernihan air itu, dilakukan bekerjasama dengan JICA Jepang”, ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Pemkot Bekasi, Tri  Adhianto Tjahyono, Kamis (8/2/2918), saat peresmian gorong-gorong atau crossing di bawah jalan tol Jakarta Cikampek dan Kalimalang.

Acting General Manager Environmental Div Biomass, Toshihisa Konishita mengakuin proyek penjernihan air di polder Galxi sudah dilakukan survei dan dilaksanakan dua hari bersama Kementerian Lingkungan Hidup dalam bentuk kickoff kegiatan.

“Kami akan melakukan penjernihan air Galaxy dengan teknologi Jepang untu menghilangkan bau buat warga nyaman. Setelah selesai, kami akan bangun taman untuk fasilitas anak
bermain,” katanya. (adv/humas/jon)