Sejumlah pelanggan disambut dan diberikan pelayanan khsus di PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Cabang Tarumajaya dan berfoto bersama dengan pegawai PDAM dalam rangka peringatan hari panggan nasional tanggal 4 september 2020. (ist)

Peringati Hari Pelanggan Nasional, PDAM Bekasi Berikan Pelayanan Spesial

Loading

 

BEKASI (IndependensI.com)- Hari Pelanggan Nasional atau Harpelnas yang jatuh pada tanggal 4 September setiap tahun, merupakan suatu momen bagaimana menjadikan pelanggan sebagai ‘raja’.

Artinya, Harpelnas sendiri bertujuan untuk menjadi momen dalam memompa semangat perusahaan dan memuaskan pelanggan.

Harpelnas, pertama sekali dicetuskan oleh Handi Irawan tahun 2003. Handi merupakan seorang pengusaha Indonesia, yang memulai karirnya di dunia pakar pemasaran pada Frontier Consulting Group, sebuah perusahaan riset dan konsultasi marketing yang dirintisnya sejak tahun 1997.

Terkait pelaksanaan Hari Pelanggan Nasional, setiap tahun diperingati oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi. Namun mengingat masa pandemi covid19 saat ini, pelaksanaannya disederhanakan dan terbatas.

Di PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, saat ini tercatat sekitar 300.000 pelanggan. Ke 300.000 pelanggan itu, berdomisili dan tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi.

Guna memberikan pelayanan terhadap semua pelanggan, sebagaimana diungkapkan Direktur Utama PDAM ini, Usep Rahman Salim, Kamis (3/9/2020), dilayani di 12 kantor cabang dan 11 kantor cabang pembantu.

Tahun ini pada peringatan Harpelnas, masing-masing Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu melakukan kreasi, memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat pelanggan PDAM.

Diantaranya, PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Cabang Tarumajaya memberikan pelayanan spesial bagi pelanggan yang datang hari ini ke loket-loket pembayaran. Setiap pelanggan disambut dengan senyum, disapa dan diberikan pelayanan khusus.

Setiap pelanggan ujar Kepala PDAM Cabang Tarumajaya, Nana Kuswana kepada Independensi.com, Jumat (4/9/2020), diberikan setangkai bunga sebagai ucapan terimakasih dan rasa simpati karena setia menjadi pelanggan PDAM.

Selain memberikan setangkai bunga, setiap pelanggan yang datang membayar tagihan pemakaian air, juga disilakan mencicipi makanan tradisional seperti ubi, kacang dan jagung rebus yang sengaja disediakan pihaknya. Pelanggan tambah Nana, juga disuguhkan minuman teh dan kopi.

Pelayanan khusus tersebut, membuat para pelanggan senang dan merasa diperdukikan. “Klo bisa setiap bulan seperti ini, enak juga ya,” ungap seorang ibu sambil menggendong anaknya.

Sebagaimana disampaikan Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim, dari tahun ketahun, pihaknya terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pelanggannya.

“Bagi kami sebagai perusahaan yang memproduksi air bersih, pelanggan menjadi raja yang harus diberikan payanan yang baik dan maksimal,” katanya.

Terkait itu juga, dalam peringatan Harpelnas dirangkaikan dengan Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 75 dan HUT ke 39 PDAM Tirta Bhagasasi pada 29 September 2020 ini, Direksi perusahaan ini memberikan kemudahan dan keringanan bagi pelanggan.

PDAM menggratiskan biaya penyambungan kembali (PK), dan membebaskan denda bagi pelanggan non aktif dan gratis balik nama. Itu berlaku sejak 1 Agustus sampai 30 September 2020.

“Data Agustus kemarin sejak pembebasan biaya PK dan denda diberlakukan tanggal 1 Agustus 2020, sedikitnya ada 400 pelanggan non aktif, kembali aktif dan memasang jaringan ke rumah mereka. Target kita hingga tanggal 30 September 2020, sebanyak 4.000 pelanggan non aktif kembali aktif,” ungkap Kabag Hukum dan Humas PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Ahmad Gunawan.

Ahmad optimis target itu dapat tercapai. Jadi, bagi pelanggan PDAM yang selama ini tidak aktif dan jaringannya sudah sempat diputus, silakan menghubungi petugas di kantor cabang masing-masing untuk segera mendapat pelayanan, katanya.

Yang wajib dibayar pelanggan tidak aktif tersebut hanya besaran tunggakannya saja. Sedang dendanya dan biaya pasang kembali, gratis. Termasuk bagi pelanggan yang akan balik nama, biayanya juga dibebaskan, Ahmad menambahkan. (jonder sihotang)