Mahasiswa Residen Keperawatan Onkologi Universitas Indonesia tahun 2025 melakukan penyuluhan terkait kanker untuk para kader Posyandu di Mekarjaya, Depok, Jawa Barat.
Mahasiswa Residen Keperawatan Onkologi Universitas Indonesia tahun 2025 melakukan penyuluhan terkait kanker untuk para kader Posyandu di Mekarjaya, Depok, Jawa Barat.

Perkasa: Kader Kesehatan Depok Diperkuat Hadapi Kanker Sejak Dini

Loading

DEPOK (IndependensI.com) – Mahasiswa Residen Keperawatan Onkologi Universitas Indonesia tahun 2025 meluncurkan program inovasi Perkasa (Perkuat Kapasitas Skrining Awal Kanker oleh Kader dengan Menggunakan Form Puma, Sadari, dan IVA) di Posyandu Sedap Malam RW 09, Kelurahan Mekarjaya, Depok, Jawa Barat, Minggu (21 September 2025). Kegiatan berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB dengan melibatkan kader kesehatan sebagai ujung tombak skrining dini kanker di masyarakat.

Acara diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi kader RW 09, dilanjutkan dengan sambutan dari penyelenggara dan pihak terkait. Setelah itu, peserta mendapatkan materi edukasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker menggunakan tiga instrumen sederhana namun penting, yakni Form Puma untuk kanker paru, Sadariuntuk kanker payudara, serta IVA untuk kanker serviks.

Tak hanya berupa penyuluhan, kegiatan juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman dari seorang penyintas kanker payudara. Kisah nyata ini diharapkan mampu memberi motivasi bagi para kader dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitarnya. Selanjutnya, dilakukan role play Sadari yang mendorong keterlibatan aktif kader dalam memahami peran dan strategi praktis dalam skrining kanker di tingkat komunitas.

Sesi role play Sadari para kader Posyandu Mekarjaya, Depok, Jawa Barat.
Sesi role play Sadari para kader Posyandu Mekarjaya, Depok, Jawa Barat.

Melalui kegiatan ini, target utama program adalah setiap kader yang hadir mampu mengajarkan minimal lima orang keluarga binaannya di RT masing-masing tentang cara skrining dini kanker. Dengan demikian, efek pengganda dapat tercipta, menjadikan pengetahuan dan keterampilan deteksi dini menyebar lebih luas di masyarakat.

Program Perkasa merupakan bentuk nyata komitmen Universitas Indonesia dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, sekaligus menjadi sarana mahasiswa residen keperawatan onkologi untuk berkontribusi langsung pada masyarakat. Dukungan dari puskesmas, pengurus RW, tokoh masyarakat, serta warga RW 09 Mekarjaya menjadi faktor penting keberhasilan kegiatan ini.

Mahasiswa Keperawatan Onkologi UI berfoto bersama para kader Posyandu.
Mahasiswa Keperawatan Onkologi UI berfoto bersama para kader Posyandu.

Dengan adanya Perkasa, diharapkan deteksi kanker sejak dini tidak lagi terbatas di fasilitas kesehatan formal, melainkan menjadi gerakan bersama yang dimulai dari rumah tangga, dipandu oleh kader yang berdaya. Deteksi dini adalah senjata utama untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker, dan kader kesehatan kini diperlengkapi untuk memegang peran vital tersebut.

(Penulis: Penulis: Ns. Tissa Aulia Putri, S.Kep.)

About The Author