![]()
BEKASI (IndependensI.com)- Guna menjaga keseimbangan lingkungan,
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, menggencarkan program penghijauan di sejumlah wilayah pemerintahan tersebut.
Ratusan pohon produktif dan pelindung diantaranya pohon mangga, trembesi dan pohon Alpukat, ditanam di lahan-lahan kosong yang rawan disalahgunakan masyarakat tertentu
Kepala DLH Kabupaten Bekasi, Donny Sirait, mengatakan langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap semakin sempitnya ruang terbuka hijau akibat pesatnya pembangunan.
“Wilayah Kabupaten Bekasi semakin padat, sehingga kami harus memanfaatkan lahan-lahan tidur atau lahan yang tidak terkelola agar bisa menjadi kawasan hijau,” ujarnya saat melaksanakan Gemar Menanam Pohon Bersama, kemarin.
Program ini juga berfungsi mencegah berdirinya bangunan liar di lahan-lahan kosong yang rawan disalahgunakan. Selain mencegah bangunan liar, juga bertujuan manfaatkan lahan agar Bekasi lebih hijau ke depan.
Ini langkah awal menuju penanaman pohon di seluruh wilayah, termasuk di bantaran sungai untuk mencegah longsor dan meningkatkan penyerapan air, ujarnya.
Ia berharap masyarakat turut menjaga dan merawat pohon yang ditanam, terutama pohon buah-buahan yang ke depan bisa dinikmati bersama.
Penanaman pohon untuk penghijauan ini tidak menggunakan dana APBD Pemda setempat. Tapi hasil kerjasama dengan pihak swasta.
Dalam program ini, Dinas Lingkungan Hidup menggandeng berbagai perusahaan di Kabupaten Bekasi yang peduli terhadap lingkungan.
Diantara pengusaha yang terlibat PT Taci , PT Denso serta Kawasan Ejip. Hal serupa juga akan dilakukan dan berkoordinasi dengan perusahaan lainnya.
Vice President Director PT Taci Susanti Dewi, menyampaikan pihaknya mendukung penuh program ini dan merupakan bagian tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan guna mewujudkan Kabupaten Bekasi yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan. (jonder sihotang)

