Muspida Kota Bekasi saat apel pelajar anti kekerasan.(ist)

Ratusan Pelajar Gelar Apel Anti Kekerasan dan Narkoba

BEKASI (IndependensI.com)-  Tawuran antar pelajar di Kota Bekasi, menjadi perhatian khusus aparat kepolisian dan pemerintah daerah setempat. Pasalnya, dari beberapa kasus tawuran, sudah menelan korban jiwa diantara pelajar itu sendiri.

Guna mencegah hal itu,  Kamis (25/1/2018), Dinas Pendidikan Kota Bekasi bersama Polres  dan Kodim 0507 Bekasi, menggelar apel anti narkoba, miras, tawuran dan kekerasan untuk antar  pelajar se Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi  Rahmat Effendi  menjadi Inpektur Upacara pada apel tersebut. Rahmat  berdiri bersama Kapolres Metro Bekasi, Kombes  Indarto dan Kepala Dandim 0507 Bekasi, Letkol  Wawan K, bertempat  di Alun Alun Kota Bekasi.

Sedang peserta apel para pelajar dan  Kepala Sekolah SMA Negeri, SMK Negeri, SMP Negeri dan para sekolah swasta se Kota Bekasi.

Apel bertujuan untuk menjadi motivasi kepada para perwakilan pelajar yang hadir. Kemudian, pesan itu diharapkan disampaikan  kepada seluruh pelajar agar bisa memerangi adanya penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran yang kini marak masuk ke dalam wilayah pelajar dan harus di berantas.

Rahmat menyatakan  sinegritas antar Muspida perlu ditindaklanjuti  dalam penanganan segala masalah maraknya permalasahan yang ada di Kota Bekasi. Dengan adanya intergitas antara muspida dan Pemerintah Kota Bekasi,  semakin satu untuk menciptakan Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan.

“Semua pasti ada sanksinya jika memang melanggar hukum yang berlaku. Hukum harus ditegakkan pihak berwajib. Untuk itu, para siswa lebih baik ambil sisi positifnya, ikuti ekstra kulikuler yang sifatnya olahraga dan bisa menjadi atlet berprestasi, bukan kuat dalam tawuran atau seperti apa. Jka keluar sebagai atlet untuk membawa Kota Bekasi, disitulah sebenarnya jiwa pemenang,” tegas Rahmat.

Begitupun mengenai kekerasan yang ada, tidak ada satupun agama yang mengajarkan mengenai kekerasan.  Untuk itu kita jaga kedamaian, rajut kebersamaan, dan perkuat rasa kesatuan dan persatuan di Kota Bekasi, agar bisa perkokoh rasa Bhineka Tunggal Ika” tambah Wali Kota.

Kapolres Indarto juga menegaskan bahwa telah selesainya deklarasi ini agar ditanamkan kepada  teman- temannya  bahwa berantas narkoba, miras, tawuran dan kekerasan itu sangat penting.

Lebih baik kita bisa bergotong royong dalam proses yang positif, tidak berurusan dengan bagian pihak berwajib yang membuat cemas dan malu para orang tua yang telah membesarkan kita, pesan Indarto.

Dandim Wawan K juga menerangkan mengenai bahaya dari tawuran, tidak membuat bangga jika menang hanya membuat hancur rasa persaudaraan. Ditambah juga jika dalam tawuran dan kekerasan tersebut menelan korban, jadi lebih baik ke arah positif dalam bergaul, ujarnya. (jonder sihotang)